Landasan Akademis dan Yuridis yang Kuat
Pembelajaran ini juga memiliki landasan yang kokoh dari berbagai disiplin ilmu. Secara filosofis dan pedagogis, program ini didasarkan pada teori kecerdasan majemuk dari Howard Gardner, yang menekankan bahwa setiap siswa memiliki potensi unik yang dapat dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran yang beragam (Naskah Akademik Kemendikdasmen, 2025).
Secara sosiologis, koding dan AI adalah respons terhadap kebutuhan bangsa. Laporan Bank Dunia menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital sangat penting untuk inklusi di Indonesia (World Bank, 2021). Oleh karena itu, membekali siswa dengan keterampilan digital sejak dini adalah langkah strategis untuk memastikan mereka memiliki daya saing di masa depan (World Economic Forum, 2023).
Selain itu, program ini didukung penuh oleh regulasi pemerintah, termasuk Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 yang menetapkan mata pelajaran Informatika sebagai wajib di jenjang tertentu. Ini menunjukkan komitmen serius dari negara untuk mereformasi kurikulum agar relevan dengan kebutuhan global.
Kesimpulan: Dari Guru untuk Masa Depan
Memahami koding dan AI bagi guru bukan berarti kita harus menjadi ahli pemrograman. Sebaliknya, ini adalah tentang mengadopsi cara berpikir baru, membuka wawasan akan potensi tanpa batas, dan mempersiapkan siswa kita untuk menjadi pemecah masalah yang tangguh di dunia yang semakin kompleks. Melalui pemahaman yang kokoh ini, kita dapat menjadi agen perubahan yang mentransformasi ruang kelas menjadi laboratorium inovasi.
Semoga artikel ini menjadi langkah awal yang inspiratif bagi kita semua.
*Penulis adalah Ketua STMIK Komputama Cilacap
Daftar Pustaka
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Naskah Akademik: Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Pada Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Wing, J. M. (2006). Computational thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33-35.
- World Bank. (2021). Bukan Sekedar Unicorn: Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Inklusi di Indonesia. The World Bank.
- World Economic Forum. (2020). Schools of the Future: Defining New Models of Education for the Fourth Industrial Revolution.









