Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

Profil dan Perjalanan Karier Prof. Jimly Asshiddiqie Ketua Komisi Reformasi Polri

Unikma.ac.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Prof. Jimly Asshiddiqie sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi […]

Ketua Komisi Reformasi Polri, Prof. Jimly Asshiddiqie. (Foto: dkpp.go.id/Unikma.ac.id)


Unikma.ac.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Prof. Jimly Asshiddiqie sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian (Komisi Reformasi Polri). Penunjukan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 itu dinilai strategis, mengingat kiprah Jimly selama ini dikenal sebagai tokoh hukum konstitusi yang memiliki integritas, pengalaman, dan pandangan komprehensif terhadap tata kelola lembaga negara.

Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di berbagai posisi strategis, ia diharapkan mampu mengawal agenda besar reformasi kepolisian secara objektif, transparan, akuntabel, dan berbasis hukum.

Dalam keterangannya usai pelantikan di Istana Merdeka, Jimly menegaskan bahwa komisi yang dipimpinnya akan bersifat terbuka dan partisipatif, serta mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses reformasi Polri.

Ia menyebut komite akan bekerja sama dengan tim internal Polri yang dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo, guna memastikan pembenahan dilakukan secara menyeluruh dari dalam dan luar institusi. Jimly juga menegaskan komitmennya untuk menampung masukan publik dan melakukan kajian mendalam terkait tata kelola, manajemen, serta sistem pengawasan di tubuh kepolisian.

Dengan kepemimpinannya, komisi ini diharapkan menjadi momentum penting bagi terwujudnya Polri yang lebih profesional, humanis, dan dipercaya rakyat.

Profil Jimly Asshiddiqie

Berikut ini adalah Profil Jimly Asshiddiqie dan Jejak Kariernya, melansir Wikipedia dan sejumlah sumber lainnya, dirangkum Jumat (7/11/2025).

Biodata

Jimly Asshiddiqie (lahir 17 April 1956) adalah seorang akademisi dan pakar hukum tata negara Indonesia yang memiliki peran sentral dalam berbagai lembaga tinggi negara. Ia dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang pertama (2003–2008) dan dianggap sebagai peletak dasar bagi perkembangan gagasan modernisasi peradilan di Indonesia. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri sejak 7 November 2025.

Riwayat Hidup dan Pendidikan

Jimly Asshiddiqie meraih gelar Sarjana Hukum (1982) dan Magister Hukum (1987) dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Gelar Doktor dalam Ilmu Hukum ia peroleh melalui program doctor by research dari Universitas Indonesia serta Van Vollenhoven Institute, Rechts-faculteit, Universiteit Leiden pada tahun 1990. Pada tahun 1998, ia dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara FHUI.

Sebagai akademisi, Jimly dikenal sangat produktif. Hingga kini, ia telah menulis lebih dari 65 judul buku dan ratusan makalah. Banyak ide konstitusional baru ia tuangkan dalam buku-bukunya, seperti “Green Constitution”“Konstitusi Ekonomi”“Konstitusi Sosial”, dan “Peradilan Etik dan Etika Konstitusi”.

Perjalanan Karier Awal dan Masa Reformasi

Karier profesional Jimly dimulai di lingkungan pemerintahan. Pada masa Orde Baru, ia menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (1993-1998).

Pada masa transisi reformasi 1998, ia diangkat menjadi Asisten Wakil Presiden RI B.J. Habibie (1998-1999). Dalam posisistrategis ini, ia aktif terlibat dalam proses reformasi hukum dan politik.

Pada tahun 1998, ia dipercaya menjadi Ketua Kelompok Reformasi Hukum dalam Tim Nasional Reformasi Menuju Masyarakat Madani, sementara Susilo Bambang Yudhoyono memimpin Kelompok Kerja Reformasi Politik.

Kelompok kerjanya bertugas menyiapkan kajian perubahan UUD 1945 dan kemungkinan pemilihan presiden langsung.

Di masa genting pasca-lengsernya Presiden Soeharto, Jimly juga ditunjuk sebagai Sekretaris Dewan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum yang diketuai langsung oleh Presiden B.J. Habibie.

Mahkamah Konstitusi dan Lembaga Peradilan

Jimly banyak terlibat dalam perancangan undang-undang di bidang politik dan hukum, termasuk sebagai penasihat pemerintah dalam penyusunan RUU Mahkamah Konstitusi (MK). Setelah UU MK disahkan, ia terpilih sebagai hakim konstitusi pada 15 Agustus 2003 dan kemudian terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi pertama pada 19 Agustus 2003.

Ia memimpin MK selama dua periode (2003-2006 dan 2006-2008) dan berperan besar dalam membangun fondasi dan kredibilitas lembaga peradilan baru tersebut.

Setelah masa jabatannya berakhir, ia sempat dilantik kembali sebagai hakim konstitusi namun memutuskan untuk mengundurkan diri pada 1 Desember 2008 setelah tidak terpilih lagi sebagai ketua. Atas jasa-jasanya membangun MK, pada 2009 ia dianugerahi Bintang Mahaputera Adipradana oleh Presiden.

Riwayat Pengabdian dan Pekerjaan

  • Ketua Komisi Reformasi Polri (2025-)
  • Ketua Dewan Penasihat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), 2019-2024;
  • Wakil Ketua Dewan Gelar dan Tanda Kehormatan Republik Indonesia (DGTK-RI), 2010-2015 dan 2015-2019;
  • Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), 2012-2017;
  • Ketua Dewan Penasihat KOMNASHAM, 2009-2012 dan 2013-2017;
  • Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2003-2008
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hukum dan Ketatanegaraan, 2009-1010.
  • Asisten Wakil Presiden Republik Indonesia, 1998-1999
  • Sekretaris Dewan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum (DPKSH) yang dibentuk pada masa krisis 1998 dan diketuai langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Sekretariat Negara, 1999
  • Penasihat Ahli Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI, 2002-2003;
  • Penasihat Ahli Menteri RISTEK, 2010;
  • Penasihat Ahli Sekretariat Jenderal Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, 2002-2003;
  • Anggota Tim Ahli Panitia Ad Hoc Perubahan UUD 1945, Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Perwakilan RI, 2001-2002;
  • Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat RI periode 1998-1999;
  • Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 1993-1998;
  • Pengajar Fakultas Hukum Universitas Indonesia sejak 1981 dan diangkat sebagai jabatan Guru Besar pada tahun 1998 dalam Ilmu Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta
  • Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Hukum Indonesia (ISHI);
  • Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI);
  • Ketua Badan Pembina Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar yang menaungi lembaga pendidikan al-Azhar seluruh Indonesia, 2012-2017
  • Dewan Kehormatan Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) 2008-2011.

Aktivisme dan Organisasi

Jimly pernah aktif di organisasi kepemudaan Pelajar Islam Indonesia (PII). Ia jugamenjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) dan Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarhana Hukum Indonesia (ISHI). Saat ini, di samping mengajar, ia mendirikan dan memimpin sekolah kepemimpinan “Jimly School of Law and Government” (JSLG).

Penghargaan

Sebagai penghargaan atas pengabdiannya, Jimly Asshiddiqie dianugerahi beberapa bintang kehormatan negara:

  • Bintang Mahaputera Adipradana (2009)
  • Bintang Mahaputera Utama (1998)
  • Bintang Penegak Demokrasi Utama (2020).

*Penyusunan artikel dengan bantuan ai.unikma.ac.id
**Tim Humas Universitas Komputama (UNIKMA), Cilacap, Jawa Tengah

Sumber:

Wikipedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-0812

Mix Parlay


yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

Togel Online Resmi

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

news

slot mahjong ways

judi bola online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

content-0812