2. Makanan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta
Karakteristik makanan khas daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta, yaitu:
- Dominan dengan bumbu Bawang putih.
- Banyak masakan mengandung santan.
- Dominan dengan rasa manis.
Contoh makanan khas Jawa Tengah dan Yogyakarta adalah gudeg, bandeng juwana, lumpia, botok, nasi ayam, roti ganjel rel, bongko mento, lontong krubyuk, wingko, sate ambal, getuk, bontosan, sate buntel, bakpia dan lain sebagainya.
3. Makanan Khas Jawa Timur
Karakteristik makanan khas Jawa Timur, yaitu:
- Banyak menggunakan terasi dan petis sebagai pemberi rasa pada masakan.
- Memiliki cita rasa yang agak pedas.
- Masakan banyak diolah dengan cara direbus, digoreng, dibakar.
Contoh makanan khas Jawa Timur adalah rujak cingur, soto, rawon, pecel, bakso Malang, nasi krawu, lontong balap, tahu tek dan lain sebagainya.
Contoh Makanan Khas Sunda
-
Karedok
Salad sayuran mentah (seperti ketimun, kol, tauge, daun kemangi) yang disiram sambal kacang. Rasa segar dan sehat karena dibuat mentah, menjadi salah satu ikon kuliner Sunda. -
Nasi Tutug Oncom
Nasi yang diaduk dengan oncom panggang, biasanya disajikan dengan lauk seperti ayam goreng, tahu, tempe, dan lalapan. Populer dari Tasikmalaya, Jawa Barat. -
Lotek
Mirip karedok, terdiri dari sayuran disiram bumbu kacang. Dihidangkan dengan lontong dan kerupuk. Jadi kerabat dekat pecel Jawa, namun khas Sunda. -
Soto Bandung
Versi soto Sunda dengan kuah bening dari kaldu sapi, berisi lobak dan tetelan daging. Berbeda dengan soto Jawa yang biasanya memakai koya dan sayuran matang. -
Nasi Liwet Sunda (tanpa santan)
Versi khas Jawa Barat ini dimasak dengan rempah (bawang, serai, cabai rawit), namun tanpa santan sehingga rasa gurihnya alami. Beda dengan versi Solo yang menggunakan santan.









