Membuat Quiz Online Interaktif Menggunakan Google Form dan Wordwall


Unikma.ac.id – Dalam ekosistem pendidikan digital, kebutuhan akan evaluasi pembelajaran yang cepat, efektif, dan sekaligus menarik menjadi semakin penting. Dosen dan mahasiswa kini tidak hanya membutuhkan alat untuk mengukur pemahaman, tetapi juga platform yang dapat menghadirkan pengalaman evaluasi yang interaktif.

Dua alat yang paling populer dan mudah diakses adalah Google Form dan Wordwall. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda namun saling melengkapi, sehingga mampu mendukung pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan kontekstual.

1. Google Form: Evaluasi yang Efisien dan Serbaguna

Google Form kini menjadi standar baru dalam pembuatan kuis digital. Fitur otomatis seperti grading, shuffle questions, import questions, dan response analysis memudahkan dosen dalam mengelola kuis dengan cepat dan terstruktur. Bagi mahasiswa, tampilan yang sederhana membantu mereka fokus pada isi pertanyaan, bukan teknis platform.

Beberapa keunggulan Google Form:

  • Penilaian otomatis sehingga menghemat waktu dosen.
  • Integrasi dengan Google Sheets untuk analisis data.
  • Dapat digunakan untuk soal matematika, termasuk simbol via equation atau gambar.
  • Ramah perangkat, dapat dibuka dari HP, laptop, atau tablet.

Di kelas, Google Form sangat efektif untuk pre-test, post-test, atau kuis mingguan yang membutuhkan pengolahan data cepat dan akurat.

 

2. Wordwall: Saat Evaluasi Bertemu Gamifikasi

Jika Google Form unggul dalam struktur dan efisiensi, Wordwall menghadirkan pengalaman bermain yang mendorong motivasi belajar. Platform ini memungkinkan dosen membuat game interaktif seperti:

  • Match-Up,
  • Maze Chase,
  • Word Search,
  • Quiz Show,
  • Anagram,
    dan puluhan template lain yang dapat memvisualisasikan materi.

Dalam pembelajaran matematika, Wordwall sangat cocok untuk:

  • latihan operasi bilangan,
  • mengenal konsep geometri,
  • mencocokkan definisi,
  • melatih kecepatan berpikir,
  • dan penguatan konsep-konsep dasar.

Selain itu, tampilan game yang colorful dan responsif menjadikan kuis sebagai aktivitas yang dinantikan, bukan dihindari.

3. Menggabungkan Keduanya dalam Pembelajaran Modern

Kolaborasi Google Form dan Wordwall menciptakan pengalaman evaluasi yang lengkap:

  • Wordwall untuk pemanasan konsep dan latihan interaktif;
  • Google Form untuk kuis formal dan penilaian yang sistematis.

Pendekatan ini membentuk model blended assessment, yang tidak hanya menilai kemampuan mahasiswa tetapi juga meningkatkan motivasi, fokus, dan pemahaman konsep secara mendalam.

Mahasiswa Pendidikan Matematika di era digital sangat dianjurkan menguasai kedua platform ini, karena ke depannya kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi akan menjadi kompetensi pedagogik utama dalam dunia kerja.

Evaluasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan pendidikan modern. Dengan Google Form, dosen dapat menyusun kuis terstruktur dan analitis; sementara Wordwall memberi pengalaman belajar yang menarik dan memotivasi.
Saat keduanya digunakan bersama, proses pembelajaran menjadi lebih manusiawi, adaptif, dan relevan dengan profil pembelajar abad ke-21.

Ingin belajar membuat media pembelajaran digital dan kuis interaktif yang menarik seperti Wordwall, Google Form, dan platform lainnya?
Bergabunglah bersama Prodi Pendidikan Matematika Universitas Komputama, tempat mahasiswa dibimbing menjadi pendidik kreatif,inovatif, dan cakap teknologi!

Referensi:

  • 1. Basilaia, G., & Kvavadze, D. (2020). Transition to Online Education in Schools during the COVID-19 Pandemic and the Use of Digital Assessment Tools. Journal of Education and Practice.
  • 2. Prensky, M. (2015). Education to Better Their World: Unleashing the Power of 21st-Century Kids. Teachers College Press.
  • 3. Anderson, J., & Rainie, L. (2021). The Future of Digital Learning Tools. Pew Research Center.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *