Gunung Semeru Erupsi 124 Kali dalam Sehari, Pertanda Apa?

Letusan gunung Semeru tahun 2004. (Foto: M. Rietze/CC BY-SA 2.0 de/Wikimedia Commons/Unikma.ac.id)


Unikma.ac.id – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru pada Senin (27/10/2025) pukul 00.00–24.00 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami 124 kali letusan dalam 24 jam.

Tinggi kolom letusan teramati mencapai 300 hingga 800 meter berwarna kelabu dan mengarah ke barat daya. Jumlah letusan ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat 119 kali letusan.

Selain letusan, Semeru juga mengalami 10 kali guguran, 11 kali hembusan, dan tujuh kali gempa tektonik jauh. “Gunung Semeru mengalami 124 kali letusan dalam 24 jam terakhir. Status masih Level 2 atau waspada,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, dikutip dari laman Detik.com, Rabu (29/10/2025).

Hingga kini, aktivitas vulkanik Semeru masih terpantau fluktuatif dan belum menunjukkan tanda penurunan signifikan.

Pertanda Apa untuk Masyarakat?

Peningkatan aktivitas vulkanik ini merupakan pertanda agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. Petugas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius delapan kilometer dari puncak gunung.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas guguran serta banjir lahar yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

“Kami mengimbau warga agar tidak beraktivitas sejauh delapan kilometer dari puncak serta mewaspadai potensi awan panas dan banjir lahar,” tambah Sofian.

Awas Banjir Lahar Dingin

Mengutip Kompas.id, memasuki musim hujan, masyarakat di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, diimbau untuk mewaspadai potensi lahar hujan. Status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih waspada atau Level II.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang Yudhi Cahyono, Selasa (28/10/2025), mengatakan, batas maksimal aktivitas selama musim hujan sekitar 500 meter dari bahu sungai demi mengantisipasi potensi lahar hujan.

”Warga, khususnya petambang, di sekitar daerah aliran sungai, terutama di Besuk Kobokan, agar tetap berhati-hati dan waspada. Harus bisa memenuhi standar, khususnya petambang lokal, agar tidak memaksakan diri masuk terlalu ke tengah sungai untuk mengantisipasi banjar lahar yang tiba-tiba datang,” ujarnya, dikutip Kompas.

*Penyusunan artikel dengan bantuan ai.unikma.ac.id
**Tim Humas Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap, Jawa Tengah

Sumber:

  • Detik.com – https://www.detik.com/jatim/berita/d-8181495/status-waspada-gunung-semeru-meletus-124-kali-dalam-24-jam
  • Kompas.id-https://www.kompas.id/artikel/masuk-musim-hujan-waspadai-banjir-lahar-semeru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

news-1701