Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Susul Erupsi Semeru, Apa Letusan Gunung Api Menular?

Unikma.ac.id – Gunung Merapi dilaporkan memuntahkan awan panas guguran pada Jumat malam  (21/11/2025), sekitar pukul […]

Gunung Merapi erupsi 21 April 2021. (Foto: Adyagustian/Wikimedia Commons)


Unikma.ac.id – Gunung Merapi dilaporkan memuntahkan awan panas guguran pada Jumat malam  (21/11/2025), sekitar pukul 21.23 WIB. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangan resmi menyampaikan jarak luncur awan panas mencapai 2.000 meter atau dua kilometer.

Melansir Antara, aktivitas tersebut terekam seismograf di Pos Pemantauan Gunung Merapi di Jawa Tengah dengan amplitudo maksimum 57 mm dan durasi 206 detik. Lembaga tersebut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar lereng Merapi, untuk terus mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan, mengingat Gunung Merapi, yang masih berstatus Siaga atau Level III.

Luncuran awan panas Gunung Merapi ini memantik perbincangan warganet, yang menghubungkannya dengan letusan Gunung Semeru, Jawa Timur, yang terjadi pada Rabu sore (19/11/2025). Banyak yang bertanya, apakah letusan gunung api menular?

Artikel ini tak berpretensi untuk menjelaskan fenomena gunung api yang meletus bersamaan, berdekatan atau apakah letusan gunung api bisa menular ke gunung api lainnya. Namun, sebagai bahan referensi, kita bisa menyimak ulasan ahli vulkanologi Intitut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman, tentang fenomena gunung api yang meletus bersamaan.

Mirzam menjelaskan hal itu, dalam konteks lima gunung yang meletus bersamaan pada pada tanggal 7 November 2024. Lima gunung berapi di Indonesia mengalami erupsi bersamaan itu Gunung Lewotobi Laki-laki, Gunung Semeru, Marapi, Ibu, dan Dukono, sebagaimana disiarkan Bloomberg Technoz.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada tanggal 12 November 2024, Gunung Lewotobi Laki-laki berstatus Level IV (Awas).

Lalu tujuh gunung lainnya berstatus Level III (Siaga), dan 16 gunung lainnya berstatus Level II (Waspada). Mengapa banyak gunung bisa meletus dalam waktu bersamaan?

Faktor Penyebab Erupsi Bersamaan pada Gunung Berapi

1. Kesamaan Bujur dan Tatanan Tektonik

Melansir Bloombergtechnoz.com, Sabtu (22/11.2025), menurut ahli vulkanologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman, kesamaan tatanan tektonik atau busur api pada beberapa gunung berapi berpotensi menyebabkan erupsi bersamaan.

Gunung yang berada di busur yang sama, seperti Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Gunung Semeru di Jawa Timur, berpotensi meletus pada waktu yang sama karena keduanya berada di Busur Sunda.

Hal ini juga berlaku bagi Gunung Ibu dan Dukono di Halmahera, yang berada di Busur Halmahera. Kesamaan tatanan ini membuat aktivitas vulkanik dapat saling mempengaruhi sehingga menyebabkan letusan yang hampir bersamaan.

2. Interval Waktu Letusan yang Sama

Selain kesamaan tatanan tektonik, Mirzam menjelaskan bahwa setiap gunung memiliki interval letusan yang berbeda. Namun, ada kalanya gunung yang berbeda interval waktu ini berpotensi meletus pada saat yang sama.

Misalnya, beberapa gunung mungkin meletus setiap lima atau sepuluh tahun, dan letusan dapat terjadi berbarengan ketika kedua interval waktutersebut beririsan. Fenomena ini terjadi secara alami sesuai dengan periode aktivitas vulkanik masing-masing gunung.

3. Pengaruh Faktor Eksternal, Seperti Hujan dan Cuaca Ekstrem

Faktor eksternal juga mempengaruhi erupsi gunung berapi. Cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas tinggi, dan perubahan tekanan serta kecepatan angin dapat mengakibatkan letusan pada gunung berapi yang hampir kritis.

Curah hujan yang tinggi dapat masuk ke celah batuan di puncak gunung, berubah menjadi uap yang menambah tekanan di dalam gunung, sehingga memicu letusan.

Selain itu, beban air hujan di puncak gunung dapat menyebabkan longsor di kawah dan mengurangi daya tahan batuan di puncak gunung, memicu tekanan magma yang akhirnya menyebabkan erupsi.

Apakah Erupsi Gunung Berapi Bisa Menular?

Mirzam juga menyinggung tentang fenomena letusan gunung berapi yang dapat “menular” ke gunung lain, terutama jika kedua gunung memiliki dapur magma yang sama. Contoh kasus ini adalah Gunung Merapi yang memiliki dapur magma yang sama dengan Gunung Merbabu.

Ketika Merapi mengalami letusan, Gunung Merbabu dapat ikut terdampak. Di Bali, Gunung Agung dan Batur juga memiliki hubungan yang sama. Jika Gunung Agung meletus, maka aktivitas vulkanik Gunung Batur bisa meningkat.

Hal ini terjadi pula pada gunung-gunung yang berdekatan seperti Gunung Lewotobi Laki-laki dan Lewotobi Perempuan di Nusa Tenggara Timur. Mirzam menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan pada masyarakat yang tinggal di sekitar gunung berapi, bahkan ketika gunung di sekitarnya belum mengalami erupsi.

Penulis: Tim Humas Universitas Komputama (UNIKMA), Cilacap, Jawa Tengah
Editor: Muhamad Ridlo

Sumber:

  • Antaranews.com – https://kalsel.antaranews.com/berita/493617/gunung-merapi-muntahkan-awan-panas-sejauh-dua-kilometer
  • Blombertechnoz.com – https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/55232/sejumlah-gunung-alami-erupsi-bersamaan-apa-penyebabnya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-0812

Mix Parlay


yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

Togel Online Resmi

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

news

slot mahjong ways

judi bola online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

content-0812