Dalam pengembangan aplikasi modern baik website, mobile, maupun sistem backend basis data relasional (RDBMS = Relational Database Management System) menjadi komponen krusial untuk menyimpan dan mengelola data. Dua sistem basis data relasional yang sangat populer di kalangan developer adalah MySQL dan PostgreSQL. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari pengertian, keunggulan, instalasi dasar, penggunaan query, hingga pemilihan antara MySQL dan PostgreSQL untuk pemula.
Apa itu MySQL dan PostgreSQL?
- MySQL
MySQL adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) open-source yang dahulu dikembangkan oleh MySQL AB dan kini dikelola oleh Oracle Corporation. MySQL banyak digunakan dalam pengembangan web karena kemudahannya, performanya yang baik untuk banyak koneksi baca, dan komunitas yang besar.
- PostgreSQL
PostgreSQL adalah sistem basis data relasional-objek open-source yang fokus pada kehandalan, fitur lengkap, dan kepatuhan terhadap standar SQL. PostgreSQL mendukung tipe data yang lebih beragam, operasi transaksi yang kuat, dan banyak fitur tingkat lanjut.
Mengapa Pemula Harus Belajar Database Relasional
- Dengan memahami SQL dan basis data relasional, Anda akan mengerti cara menyimpan, mengambil, dan memanipulasi data dalam aplikasi.
- Proyek real-world hampir selalu membutuhkan database jadi dasar ini sangat berguna saat Anda mulai membangun aplikasi nyata.
Menguasai MySQL atau PostgreSQL akan membantu Anda bekerja dalam tim, memahami arsitektur backend, dan meningkatkan nilai profesional Anda sebagai developer.
Instalasi dan Persiapan Awal
MySQL – Instalasi Dasar
Sebagai contoh, berikut gambaran langkah instalasi MySQL pada sistem Linux (CentOS) sebagai referensi:
- Perbarui sistem: sudo yum update
- Unduh repositori MySQL: sudo wget https://dev.mysql.com/get/mysql80-community-release-el7-3.noarch.rpm
- Instal MySQL dari repositori tersebut.
- Cek status layanan, buat user/database baru, atur izin akses.
Di Windows juga bisa menggunakan paket seperti XAMPP atau MySQL Installer.
PostgreSQL – Instalasi Dasar
Menurut panduan berbahasa Indonesia:
- Mulai dengan mengunduh installer PostgreSQL atau menggunakan package manager di sistem Linux/macOS.
- Setelah instalasi, gunakan antarmuka grafis seperti pgAdmin atau akses via terminal/CLI.
Buat database dan tabel untuk latihan.
Konsep Dasar SQL yang Harus Dipahami
Beberapa konsep SQL dasar yang berlaku baik di MySQL maupun PostgreSQL:
- Database, Tabel, Kolom (field)
- Perintah dasar seperti CREATE, INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE
- Filter dengan WHERE, pengurutan dengan ORDER BY, pengelompokan dengan GROUP BY
- Relasi antar tabel: JOIN (INNER, LEFT, RIGHT)
- Transaksi: BEGIN, COMMIT, ROLLBACK
- Indexing, constraints (PRIMARY KEY, FOREIGN KEY, UNIQUE) sebagai bagian dari desain basis data yang baik.
Contoh Penggunaan:MySQL vs PostgreSQL
MySQL : Contoh Query Sederhana
sql
CREATE DATABASE db_pemula;
USE db_pemula;
CREATE TABLE users (
id INT AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
nama VARCHAR(100),
email VARCHAR(100) UNIQUE,
created_at DATETIME DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
);
INSERT INTO users (nama, email)
VALUES ('Andi', '[email protected]');
SELECT * FROM users WHERE email LIKE '%@example.com';
PostgreSQL : Contoh Query Sederhana
sql
CREATE DATABASE db_pemula;
\c db_pemula
CREATE TABLE users (
id SERIAL PRIMARY KEY,
nama VARCHAR(100),
email VARCHAR(100) UNIQUE,
created_at TIMESTAMPTZ DEFAULT NOW()
);
INSERT INTO users (nama, email)
VALUES ('Budi', '[email protected]');
SELECT * FROM users WHERE email LIKE '%@example.com';
Catatan: Perbedaannya termasuk penggunaan SERIAL di PostgreSQL vs AUTO_INCREMENT di MySQL, serta tipe data TIMESTAMPTZ.
Perbandingan MySQL dan PostgreSQL
Untuk membantu memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing, berikut beberapa poin perbandingan yang dikutip dari sumber Indonesia:
| Aspek | MySQL | PostgreSQL |
| Kemudahan belajar | Relatif lebih mudah untuk pemula karena banyak dokumentasi dan komunitas besar. | Lebih banyak fitur tingkat lanjut, sedikit lebih steep learning-curve. |
| Fitur lanjutan | Cukup untuk banyak aplikasi web umum. | Mendukung tipe data lebih banyak, operasi kompleks, skalabilitas tinggi. |
| Kepatuhan ACID & standar | MySQL dengan mesin InnoDB sudah patuh ACID. | Selalu patuh ACID, mendukung banyak fitur lanjutan seperti ekspresi indeks, JSONB, dll. |
| Skalabilitas & performa | Baik untuk banyak kasus, terutama query baca. | Sangat baik untuk sistem besar, tugas tulis yang kompleks. |
| Komunitas & ekosistem | Sangat besar, banyak tutorial & tools, banyak aplikasi web memakai MySQL. | Juga kuat, terutama untuk aplikasi enterprise dan analitik; open-source komunitas aktif. |
Kapan Memilih MySQL atau PostgreSQL?
- Pilih MySQL apabila Anda:
- Pemula yang ingin cepat mulai dengan database.
- Membangun aplikasi web standar (misalnya blog, e-commerce kecil).
- Mengutamakan kemudahan dan banyak tutorial.
- Pilih PostgreSQL apabila Anda:
- Membangun sistem yang membutuhkan fitur kompleks (array, JSONB, custom data type).
- Menginginkan skalabilitas dan kehandalan jangka panjang.
Ingin mempelajari dasar-dasar basis data yang “lebih mendalam”.
Praktik & Latihan Untuk Pemula
Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melatih kemampuan:
- Instal MySQL dan PostgreSQL di komputer lokal atau gunakan layanan cloud.
- Buat database latihan: misalnya db_perpustakaan, dengan tabel seperti books, authors, members.
- Latih operasi CRUD: tambah data, baca data, ubah data, hapus data.
- Buat relasi antar tabel: misalnya buku punya author_id yang merujuk ke tabel penulis.
- Lakukan query yang lebih kompleks: JOIN antar tabel, GROUP BY, agregasi (COUNT, SUM).
- Bandingkan sintaks di MySQLdan PostgreSQL perhatikan perbedaan seperti AUTO_INCREMENT vs SERIAL, penanganan JSON, atau tipe data spesifik.
- Pelajari konsep backup dan restore database serta manajemen user dan hak akses (privileges).
Untuk level lanjut, pelajari indexing, optimasi query, dan monitoring performa.
Menguasai MySQL dan PostgreSQL memberikan pondasi yang kuat bagi developer dalam dunia pemrograman dan sistem informasi. MySQL cocok bagi pemula yang ingin cepat mulai dan menangani aplikasi standar, sementara PostgreSQL cocok bagi mereka yang ingin menguasai database lebih dalam dan menangani sistem berskala besar dengan fitur lengkap. Pilih berdasarkan kebutuhan proyek Anda atau belajar keduanya agar fleksibel dalam berbagai situasi.
Dengan mempraktikkan contoh-query, menguji perbedaan, dan memahami konsep dasar basis data, Anda akan semakin siap untuk menghadapi tantangan dunia backend dan data management.
—
*Penulis adalah Tim Puskom Universtas Komputama (UNIKMA), Cilacap, Jawa Tengah
Sumber Referensi :
- Perbedaan.co.id: https://www.perbedaan.co.id/perbedaan-mysql-dan-postgresql/
- Jagoan Hosting Indonesia: https://www.jagoanhosting.com/tutorial/postgresql/panduan-lengkap-postgresql
- Hostinger Indonesia: https://www.hostinger.com/id/tutorial/cara-install-mysql
- Jurnal Khatulistiwa Informatika: https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/khatulistiwa/article/view/8851









