Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

Rabu 24 September 2025 Memperingati Hari Apa Saja? Simak Sejarah Hari Tani Nasional

Stmikkomputama.ac.id – Hari ini Rabu 24 September 2025. Seringkali ada yang bertanya tanggal 24 September […]

Ilustrasi 24 September 2025 memperingati hari apa, Hari Tani Nasional. (Foto: Created by Ai)


Stmikkomputama.ac.id – Hari ini Rabu 24 September 2025. Seringkali ada yang bertanya tanggal 24 September memperingati hari apa?

Di Indonesia dan dunia, berbagai ada berbagai peringatan yang dilaksanakan pada 24 September. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya.

Indonesia

  • Hari Tani Nasional
    Diperingati sejak ditetapkannya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960 pada 24 September 1960. Hari ini menjadi momentum perjuangan petani Indonesia dalam memperjuangkan hak atas tanah serta kedaulatan pangan.

  • Peringatan Tragedi Semanggi II
    Terjadi pada 24 September 1999 saat aksi mahasiswa, buruh, dan masyarakat menolak RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya (PKB). Bentrokan dengan aparat menimbulkan korban jiwa dan menjadi catatan penting dalam sejarah reformasi Indonesia.

Internasional / Lain-lain

  • Hari Bollywood Sedunia
    Peringatan untuk menghargai industri perfilman India yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi film terbesar di dunia dengan pengaruh budaya yang luas.

  • Hari Burung Biru Kebahagiaan (Bluebird of Happiness Day)
    Hari simbolis untuk merayakan kebahagiaan, optimisme, dan semangat positif dalam kehidupan sehari-hari.

  • Hari Bunda Maria Berbelas Kasih (Our Lady of Mercy Feast Day)
    Dirayakan oleh umat Katolik sebagai bentuk penghormatan pada Bunda Maria yang dipandang penuh kasih dan pengasih bagi umat manusia.

  • Hari Tanda Baca Nasional (National Punctuation Day – AS)
    Dikenal di Amerika Serikat, bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya penggunaan tanda baca yang benar dalam menulis dan berkomunikasi.

Sejarah 24 September Hari Tani Nasional

Hari Tani Nasional diperingati setiap tanggal 24 September di Indonesia sebagai momentum penting dalam sejarah perjuangan petani. Penetapan hari ini tidak lepas dari lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 1960, sebuah regulasi yang dimaksudkan untuk menata kembali struktur agraria di Indonesia pasca kemerdekaan. UUPA 1960 dianggap sebagai tonggak penting bagi kedaulatan petani karena berupaya mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan.

Sejarah lahirnya UUPA berakar dari kebutuhan untuk menghapus sistem agraria kolonial yang timpang. Pada masa penjajahan, tanah banyak dikuasai oleh perkebunan asing dan kaum feodal, sementara petani lokal hanya menjadi buruh di tanah leluhurnya. UUPA hadir untuk menggantikan hukum agraria kolonial dan menegaskan bahwa tanah di Indonesia dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Hal ini menjadi dasar bahwa petani berhak memperoleh akses tanah yang adil.

data-start=”1028″ data-end=”1514″>Peringatan Hari Tani Nasional bukan hanya soal mengenang lahirnya UUPA, melainkan juga menjadi momentum untuk mengingat perjuangan petani sebagai tulang punggung pangan nasional. Sejak era 1960-an hingga sekarang, petani kerap menghadapi berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, monopoli tanah, hingga keterbatasan akses pada teknologi pertanian modern. Setiap tahun, berbagai organisasi tani dan masyarakat sipil menggelar aksi maupun diskusi untuk menyoroti kondisi petani.

Hari Tani Nasional juga erat kaitannya dengan reformasi agraria, sebuah program yang terus diperjuangkan untuk memastikan distribusi lahan yang lebih adil. Pemerintah dari masa ke masa memiliki kebijakan masing-masing terkait reforma agraria, namun implementasinya sering menghadapi kendala, baik dari sisi regulasi, konflik kepemilikan tanah, maupun kepentingan investasi. Perjuangan ini menegaskan bahwa semangat UUPA 1960 tetap relevan hingga kini.

Di sejumlah daerah, Hari Tani Nasional diperingati dengan cara beragam. Sebagian komunitas petani menggelar syukuran hasil panen, doa bersama, dan pameran hasil pertanian lokal. Di perkotaan, aktivis dan mahasiswa sering mengadakan unjuk rasa, long march, maupun diskusi publik untuk mengingatkan pemerintah terhadap janji reforma agraria. Tradisi ini memperlihatkan bahwa peringatan Hari Tani tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung pesan perjuangan.

Bagi generasi muda, Hari Tani Nasional menjadi kesempatan untuk memahami pentingnya sektor pertanian dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia sebagai negara agraris sangat bergantung pada petani untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, penghargaan terhadap profesi petani harus ditanamkan sejak dini, termasuk dengan dukungan kebijakan, pendidikan, dan inovasi pertanian yang berpihak kepada mereka.

Dengan demikian, Hari Tani Nasional pada 24 September bukan hanya sekadar catatan sejarah, melainkan panggilan untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani. UUPA 1960 menjadi landasan hukum yang harus dijaga semangatnya agar cita-cita keadilan agraria benar-benar terwujud. Setiap tahun, peringatan ini mengingatkan bahwa tanpa petani, kedaulatan pangan Indonesia akan rapuh, dan keberlangsungan hidup bangsa akan terancam.

*Penulis adalah jurnalis, membantu di STMIK Komputama Cilacap

Sumber:

  • RRI – https://rri.co.id/daerah/1847791/hari-tani-nasional-refleksi-perjuangan-petani
  • Hukumonline – https://www.hukumonline.com/berita/a/sengkarut-regulasi-tanah-jauhkan-semangat-dari-uu-pokok-agraria-lt683021c9ae255/
  • Antara News – https://www.antaranews.com/berita/3145429/pakar-agraria-rekomendasikan-pembaharuan-undang-undang-pokok-agararia
  • UGM – https://ugm.ac.id/id/berita/22998-menilik-kesejahteraan-petani-dari-kacamata-undang-undang
  • Republika – https://en.wikipedia.org/wiki/Republika_%28Indonesian_newspaper%29

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

content-0812

Mix Parlay


yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

Togel Online Resmi

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

news

slot mahjong ways

judi bola online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

content-0812