Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

12 November 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Hari Ayah Nasional, Simak Ulasannya

Unikma.ac.id – 12 November 2025 jatuh pada Hari Rabu, bertepatan dengan 21 Jumadil Awal 1447 […]

Ilustrasi 12 November 2025 Memperingati Hari Apa. (Foto: Gemini/Unikma.ac.id)


Unikma.ac.id – 12 November 2025 jatuh pada Hari Rabu, bertepatan dengan 21 Jumadil Awal 1447 Hijriah dengan hari pasaran Pon. Tanggal 12 November diperingati sebagai hari penting di Indonesia dan belahan dunia lainnya.

Peringatan tanggal 12 November bukan sekadar deretan hari besar, melainkan rangkaian refleksi atas nilai-nilai kemanusiaan, kesehatan, kasih sayang, dan perjuangan.

12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional. Dari sosok ayah di rumah, tenaga medis di lapangan, hingga pejuang kemerdekaan dan korban kekerasan, semuanya memberi pesan universal: menghargai hidup dan kemanusiaan.

12 November Memperingati Hari Apa Saja?

1. Hari Ayah Nasional

Tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional sejak tahun 2006 oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) di Kota Solo, Jawa Tengah. Deklarasi ini berangkat dari kesadaran bahwa peran ayah dalam keluarga seringkali tidak mendapat perhatian sebagaimana ibu.

Peringatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa hormat, cinta, dan apresiasi kepada sosok ayah sebagai figur tangguh, pelindung keluarga, dan teladan dalam kehidupan anak-anaknya. Hari Ayah juga mengingatkan masyarakat agar menghargai peran ganda orang tua dalam membentuk keluarga yang harmonis.

2. Hari Kesehatan Nasional

Selain itu, 12 November juga diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN). Peringatan ini bermula dari keberhasilan Indonesia dalam memberantas penyakit malaria pada 1959. Kala itu, Presiden Soekarno memulai program penyemprotan DDT di Desa Kalasan, Yogyakarta, sebagai tonggak gerakan nasional pemberantasan malaria.

Hari Kesehatan Nasional menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan tenaga medis untuk terus memperjuangkan layanan kesehatan yang merata, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Setiap tahun, HKN diperingati dengan tema berbeda yang menyesuaikan isu kesehatan terkini.

3. Hari Pneumonia Sedunia

Secara internasional, tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Pneumonia Sedunia (World Pneumonia Day). Peringatan ini dicanangkan oleh Global Coalition Against Child Pneumonia pada tahun 2009 untuk meningkatkan kesadaran global terhadap ancaman penyakit paru-paru yang mematikan, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun.

Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat dunia mengenai pentingnya vaksinasi, kebersihan lingkungan, dan akses layanan kesehatan sebagai langkah pencegahan pneumonia. Di Indonesia sendiri, peringatan ini sering dimanfaatkan untuk kampanye pencegahan penyakit pernapasan dan peningkatan imunisasi anak.

4. Peringatan Panglima Besar Soedirman

Tanggal ini juga bertepatan dengan hari pengangkatan Jenderal Soedirman sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 12 November 1945. Sosok Soedirman menjadi simbol kepemimpinan dan semangat juang tanpa pamrih dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang jasabesar beliau dalam membangun fondasi pertahanan negara serta menanamkan nilai patriotisme dan integritas di kalangan generasi muda.

5. Hari Anti-Kekerasan terhadap Anak

Selain itu, 12 November juga diperingati sebagai Hari Anti-Kekerasan terhadap Anak di sejumlah negara. Peringatan ini menjadi momen global untuk menyerukan perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan, baik di dunia nyata maupun digital.

Momentum ini mengajak masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung perkembangan optimal mereka.

6. Peringatan Tragedi Dili

Tidak kalah penting, 12 November juga dikenang sebagai peringatan Tragedi Dili di Timor Timur (kini Timor-Leste). Pada tanggal tersebut tahun 1991, terjadi insiden penembakan terhadap ratusan warga sipil oleh aparat keamanan saat aksi damai di Pemakaman Santa Cruz, Dili.

Peristiwa itu menjadi catatan kelam sejarah kemanusiaan dan membuka mata dunia terhadap pentingnya penegakan hak asasi manusia serta upaya perdamaian. Hingga kini, tragedi Dili diperingati sebagai refleksi agar kekerasan serupa tidak terulang.

Penulis: Tim Humas Universitas Komputama (UNIKMA) Cilacap, Jawa Tengah
Editor: Muhamad Ridlo

Sumber:

  • Merahputih.com-https://www.merahputih.com/post/read/12-november-memperingati-hari-apa
  • Beritanasional.com-http://beritanasional.com/detail/120315/tanggal-12-november-diperingati-hari-apa-saja-berikut-daftarnya
  • Unikma Cilacap-https://stmikkomputama.ac.id/kalender-hijriah-november-2025-jadwal-puasa-sunnah-dan-ayyamul-bidh-jumadil-awal-1447-h/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *