Unikma.ac.id – Zohran Mamdani, politisi muda dari Partai Demokrat yang juga berasal dari komunitas Muslim dan imigran, berhasil meraih kemenangan dalam pemilihan wali kota New York. Dia mencetak sejarah sebagai wali kota muslim pertama New York.
Mamdani berusia 34 tahun dan sebelumnya menjabat sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York mewakili distrik di Queens.
Kemenangan tersebut dipandang sebagai titik perubahan penting bagi penetrasi politik warga Muslim dan Asia Selatan di New York, yang sejak pasca-9/11 menghadapi berbagai tantangan dalam hal partisipasi politik dan pengakuan identitas.
Dalam kampanyenya, Mamdani mengusung agenda progresif yang menitikberatkan pada isu rumah terjangkau (affordable housing), pembekuan sewa unit-stabilisasi, subsidi transportasi publik, serta pengenaan pajak tambahan bagi perusahaan dan individu berpenghasilan tinggi.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi simbol perubahan demografi dan politik kota besar AS, tetapi juga menunjukkan bagaimana identitas, dalam hal agama, imigrasi, dan generasi, bisa bergeser dari hambatan menjadi elemen penguatan kampanye politik.
Peran Komunitas Islam Asal Indonesia
Ternyata ada peran komunitas dan tokoh muslim Indonesia dalam kemenangan Mamdani. Salah satunya dari Imam Shamsi Ali, yang dikenal sebagai putra Indonesia yang menjabat sebagai Imam Besar di Islamic Center of New York.
Melansir CNBC Indonesia, Shamsi Ali secara terbuka dan aktif memberikan dukungan pada kampanye Zohran Mamdani. Momen emosional dan spiritual tercipta ketika Imam Shamsi Ali, ulama asal Indonesia dan pemimpin Islamic Center of New York, secara pribadi bertemu dengan Zohran Mamdami pasca kemenangannya.
Dalam pertemuan yang menjadi simbol persatuan dan dukungan komunitas Muslim New York, Imam Shamsi Ali memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah, surah pembuka dalam Al-Qur’an. “Ayo kita lantunkan Surah Al Fatihah,” ujar Imam Shamsi dalam akun instagram pribadinya.
Mamdani, yang baru berusia 34 tahun, mengungguli pesaing-pesaing kuat, termasuk mantan Gubernur New York Andrew Cuomo yang maju sebagai independen. Kemenangan ini merupakan comeback yang menakjubkan bagi Mamdani setelah ia berhasil mengalahkan Cuomo dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat beberapa bulan sebelumnya.
Mamdani memenangkan pemilihan umum dengan meraih lebih dari 1 juta suara. Suara ini kemudian menjadikannya Walikota termuda New York sejak 1892.
—
*Penyusunan artikel dengan bantuan ai.unikma.ac.id
**Tim Humas Universitas Komputama (UNIKMA), Cilacap, Jawa Tengah
Sumber:
- CNBC Indonesia-https://www.cnbcindonesia.com/news/20251105152644-4-682590/ternyata-ada-al-fatiha-ulama-ri-di-kemenangan-wali-kota-muslim-mamdani
- https://id.wikipedia.org/wiki/Zohran_Mamdani









