Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

REST API untuk Pemula: Cara Aplikasi Berbicara Satu Sama Lain

Unikma.ac.id – Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana aplikasi seperti Gojek, Instagram, atau Tokopedia bisa menampilkan data […]


Unikma.ac.id – Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana aplikasi seperti Gojek, Instagram, atau Tokopedia bisa menampilkan data yang terus diperbarui setiap saat? Rahasia di balik komunikasi antar aplikasi tersebut adalah sesuatu yang disebut API tepatnya REST API.

REST API memungkinkan satu aplikasi berbicara dengan aplikasi lain secara efisien. Misalnya, saat kamu membuka aplikasi cuaca, data suhu dan kondisi cuaca yang kamu lihat sebenarnya diambil dari server melalui API.

Apa Itu API?

API adalah singkatan dari Application Programming Interface. Secara sederhana, API adalah jembatan komunikasi antara dua sistem atau aplikasi yang berbeda.

Contoh nyata:

  • Ketika kamu login ke situs menggunakan akun Google, situs tersebut berkomunikasi dengan server Google melalui API.
  • Aplikasi e-commerce menampilkan peta lokasi pengiriman dengan data dari Google Maps API.

API tidak hanya digunakan di web, tetapi juga pada mobile app, IoT, hingga cloud service.

Apa Itu REST API?

REST (Representational State Transfer) adalah salah satu arsitektur API paling populer di dunia. REST API menggunakan HTTP (protokol yang sama dengan website biasa) untuk mengirim dan menerima data antar sistem.

Data yang dikirim biasanya dalam format JSON (JavaScript Object Notation), karena ringan, mudah dibaca, dan kompatibel dengan berbagai bahasa pemrograman.

Contoh format JSON:


JSON

{

  "nama": "Dissplay",

  "pekerjaan": "Developer",

  "usia": 22

}

Konsep Dasar dalam REST API

REST API memiliki beberapa aturan (konvensi) dalam berkomunikasi, terutama menggunakan HTTP method.

Berikut adalah metode utamanya:

HTTP Method Fungsi Utama Contoh Penggunaan
GET Mengambil data dari server Melihat daftar pengguna
POST Mengirim data baru ke server Menambah pengguna baru
PUT Memperbarui data yang sudah ada Mengedit profil pengguna
DELETE Menghapus data dari server Menghapus akun pengguna

Contoh sederhana:


BASH

 GET /users → Menampilkan semua pengguna
 POST /users → Menambah pengguna baru
 GET /users/1 → Menampilkan pengguna dengan ID 1
 PUT /users/1 → Mengubah data pengguna ID 1
 DELETE /users/1 → Menghapus pengguna ID 1

Bagaimana REST API Bekerja?

Bayangkan REST API seperti pelayan restoran:

  • Kamu (client) adalah pelanggan.
  • Dapur (server) adalah tempat semua data disimpan.
  • REST API (waiter) adalah perantara yang menerima pesananmu, mengantarkannya ke dapur, lalu membawa hasilnya kembali.

Alur kerjanya:

  1. Aplikasi (client) mengirim request ke server melalui endpoint API.
  2. Server memproses request dan menyiapkan data yang diminta.
  3. Server mengirimkan response dalam format JSON atau XML.
  4. Aplikasi menampilkan data ke pengguna.

Contoh permintaan:

nginx
GET https://api.example.com/users

Hasil yang dikembalikan (response):

class=”line-numbers”> JSON [ { "id": 1, "nama": "Andi" }, { "id": 2, "nama": "Budi" } ]

Komponen Penting REST API

  1. Endpoint
    URL yang digunakan untuk mengakses data. Contoh:
    https://api.example.com/users
  2. HTTP Method
    Menentukan tindakan yang ingin dilakukan (GET, POST, PUT, DELETE).
  3. Request Header & Body
    • Header: berisi informasi tambahan seperti token autentikasi.
    • Body: berisi data yang dikirim (biasanya dalam format JSON).
  4. Response Code
    Memberitahukan status permintaan. Contoh:
    • 200 OK → permintaan berhasil
    • 404 Not Found → data tidak ditemukan
    • 500 Internal Server Error → ada kesalahan di server

Contoh Sederhana REST API

Kamu bisa membuat REST API sederhana dengan Node.js + Express.

Contoh Kode:


javascript

 const express = require('express');
 const app = express();
 app.use(express.json());
 let users = [
   { id: 1, nama: "Andi" },
   { id: 2, nama: "Budi" }
 ];
 // GET semua user
 app.get('/users', (req, res) => {
   res.json(users);
 });
 // POST user baru
 app.post('/users', (req, res) => {
   const newUser = req.body;
   users.push(newUser);
   res.status(201).json(newUser);
 });
 // PUT ubah data user
 app.put('/users/:id', (req, res) => {
   const id = parseInt(req.params.id);
   const index = users.findIndex(u => u.id === id);
   users[index] = req.body;
   res.json(users[index]);
 });
 // DELETE user
 app.delete('/users/:id', (req, res) => {
   users = users.filter(u => u.id !== parseInt(req.params.id));
   res.sendStatus(204);
 });
 app.listen(3000, () => console.log('Server berjalan di port 3000'));

Penjelasan:

  • GET /users → Mengambil semua data.
  • POST /users → Menambah data baru.
  • PUT /users/:id → Mengubah data tertentu.
  • DELETE /users/:id → Menghapus data tertentu.

Kamu dapat mengetes API ini menggunakan Postman atau Thunder Client (VSCode extension).

Cara Menguji REST API dengan Postman

  1. Buka aplikasi Postman.
  2. Masukkan URL misalnya http://localhost:3000/users.
  3. Pilih metode GET, POST, PUT, atau DELETE.
  4. Tekan Send, dan kamu akan melihat hasil respons dalam format JSON.

Keamanan REST API

REST API sering digunakan untuk komunikasi data sensitif. Maka dari itu, penting untuk menjaga keamanannya, seperti:

  • Gunakan HTTPS agar data terenkripsi.
  • Gunakan Token (JWT) untuk autentikasi pengguna.
  • Batasi Akses (RateLimiting) agar tidak diserang spam.
  • Validasi Input sebelum menyimpan ke database.

Kelebihan REST API

  • Mudah digunakan dan dimengerti
  • Dapat digunakan lintas platform (web, mobile, IoT)
  • Format data ringan (JSON)
  • Skalabel cocok untuk proyek besar maupun kecil

REST API adalah jembatan komunikasi antar aplikasi yang memungkinkan pertukaran data secara cepat, aman, dan terstandar. Dengan memahami dasar-dasarnya seperti HTTP method, endpoint, request, dan response kamu dapat mulai membuat API sendiri untuk berbagai kebutuhan.

Jika kamu seorang developer pemula, memahami REST API adalah fondasi penting sebelum melangkah ke level lanjutan seperti GraphQL, Microservices, atau WebSocket.

*Penulis adalah tim Puskom Universitas Komputama (UNIKMA), Cilacap, Jawa Tengah

Sumber Referensi:

  • PetaniKode — “https://www.petanikode.com/topik/api/”.
  • Jagoan Hosting — “https://www.jagoanhosting.com/tutorial/tips/cara-membuat-rest-api-dengan-node-js”.
  • SantriKoding — “https://santrikoding.com/cara-mudah-membuat-rest-api-menggunakan-express-js-1-instalasi-dan-persiapan”.
  • CodePolitan — “https://www.codepolitan.com/blog/langkah-mudah-membuat-rest-api-dengan-nodejs-dan-express-jgubqp/”.
  • IDN — “https://www.idn.id/cara-membuat-api-dengan-node-js-dan-express-untuk-pemula/”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *