Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

7 Alasan Kenapa Mata Kuliah Basic Matematika Tidak Disukai Mahasiswa

Stmikkomputama.ac.id – Mata kuliah Basic Matematika sering kali menjadi momok bagi sebagian besar mahasiswa, terutama […]

Ilustrasi Rumus Matematika. (Foto: Created by Meta.ai)


Stmikkomputama.ac.id – Mata kuliah Basic Matematika sering kali menjadi momok bagi sebagian besar mahasiswa, terutama bagi mereka yang tidak merasa nyaman atau tertarik dengan angka dan rumus-rumus matematis.

Meskipun penting dalam dunia akademis dan kehidupan sehari-hari, kenyataan bahwa banyak mahasiswa merasa kesulitan atau bahkan tidak menyukai mata kuliah ini cukup sering terjadi. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa mata kuliah Basic Matematika seringkali tidak disukai.

1. Ketidaktertarikan terhadap Topik yang Diajarkan
Bagi sebagian orang, matematika sering dianggap sebagai disiplin ilmu yang abstrak dan sulit untuk diterima. Sering kali, mahasiswa merasa bahwa konsep-konsep yang diajarkan di mata kuliah Basic Matematika, seperti: aljabar, geometri, dan kalkulus, tidak terlalu relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka atau jurusan yang mereka pilih. Misalnya, seorang mahasiswa jurusan Sastra atau Seni mungkin merasa bahwa matematika tidak memiliki aplikasi langsung dalam bidang mereka, sehingga menjadi kurang tertarik atau termotivasi untuk mempelajarinya.

2. Kesulitan Memahami Konsep Matematika
Matematika pada dasarnya adalah ilmu yang dibangun dengan konsep-konsep yang saling berhubungan. Jika seorang mahasiswa tidak memahami konsep dasar dengan baik, mereka akan kesulitan saat mempelajari konsep yang lebih lanjut. Dalam mata kuliah Basic Matematika, kesulitan ini sering kali muncul karena penguasaan yang tidak memadai terhadap materi sebelumnya, seperti operasi dasar, pecahan, atau persamaan. Ketika dasar-dasar ini tidak dikuasai dengan baik, mahasiswa akan merasa terjebak dalam siklus kebingungan yang semakin memperburuk pandangan mereka terhadap matematika.

Halaman: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *