Stmikkomputama.ac.id – Akhir-akhir ini Indonesia sedang mengalami krisis demokrasi, di mana tingkat kepuasan warga semakin menurun terhadap pemerintahnya. Demonstrasi besar-besaran dari berbagai macam aliansi sudah tidak dapat terbendung lagi.
Dimulai sejak tanggal 13 Agustus 2025 yang berawal di Kabupaten Pati dengan isu kenaikan tarif pajak hingga 250%, kemudian disusul demo besar pada tanggal 25 Agustus – 2 september 2025. Hingga kini demonstrasi di Jakarta belum mereda.
Demonstrasi tidak hanya dilakukan secara fisik datang menemui langsung ke pusat, namun juga dilakukan oleh warga indonesia melalui berbagai media internet yang saat ini dapat dijadikan fasilitas untuk menyuarakan aspirasinya. Meskipun dengan tajuk yang berbeda-beda namun intinya mengarah pada kecemasan warga terhadap pola kinerja pemimpinnya.
Indonesia menganut sistem demokrasi di mana peran tertinggi dalam genggaman rakyat dengan perantara wakilnya yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Demokrasi yaitu bisa sebagai bentuk mekanisme sistem pemerintahan yang dilaksanakan agar dapat mewujudkan kedaulatan warga atas negara dikelola bagi pemerintah negara.
Jika kita ulas lebih dalam demokrasi memiliki makna dalam ideologi adalah suatu perkumpulan tertinggi, Dimana negara harus siap memberikan kedaulatan kepada Masyarakat. 1) Masyarakat yang mengatur hukum dasar, 2) Masyarakat membuat sistem pemerintah dan membuat program yang diimplementasikan oleh pemimpin., dan 3) Masyarakat melakukan pemantauan evaluasi rencana pemerintah.
Demokrasi sering diartikan sebagai penghormatan tentang hak asasi manusia. Demokrasi dilandaskan pada tradisi barat menekankan bahwa Masyarakat harus menjadi pemimpinnya adapun pendamping pemimpin harus menjadi regulator yang bertanggung jawab atas tugas tersebut.
Menurut data demografi, jumlah muslim di Indonesia saat ini sebagian besar berjumlah 229,62 juta jiwa atau sekitar 87,2 persen dari total penduduk nya yaitu sebanyak 269,6 juta jiwa. Jika kelompok muslim dunia diproyeksikan mencapai 2,2 miliar (23% dari populasi dunia) pada tahun 2030, maka kelompok muslim Indonesia akan mencapai sekitar 13,1 persen dari semua umat Islam dibumi.









