Banner Tarik Pameran Elektronik dan Teknologi Modern Biru dan Merah Muda (1)
previous arrow
next arrow

Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Total 7-8 September 2025

2. Tata Cara Pelaksanaan a. Versi Madzhab Syafi’i (dan pendukungnya seperti Syafi’i–Hanbali) Baca Juga Poster […]

Ilustrasi sholat gerhana bulan (sholat khusuf) berjamaah. (Created by Meta.ai)


2. Tata Cara Pelaksanaan

a. Versi Madzhab Syafi’i (dan pendukungnya seperti Syafi’i–Hanbali)

  • Dilakukan berjamaah seperti shalat gerhana matahari.
  • Shalat terdiri dari dua rakaat, tiap-tiap rakaat terdapat dua kali rukuk dan dua kali sujud.
  • Setelah rukuk pertama, imam membaca Al-Fatihah dan surat panjang, i’tidal lalu kembali baca surat, lalu rukuk kedua, i’tidal, dan seterusnya.
  • Setelah selesai shalat, dilanjutkan dengan dua khutbah taushiyah (tanpa takbir seperti khutbah Id)

b. Versi Madzhab Hanafi & Maliki

  • Dilaksanakan sendiri-sendiri (munfarid), tidak secara berjamaah.
  • Madzhab Hanafi: Dua rakaat, satu rukuk per rakaat seperti shalat sunnah biasa
  • Madzhab Maliki: Juga menyarankan shalat secara sendiri saja, dengan jahar (lantang), bisa diulang selama gerhana berlangsung, dan makruh dilakukan di masjid baik berjamaah maupun sendirian

3. Niat Sholat Gerhana Bulan

Lafadz niat yang disarankan:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لله تَعَالَ

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Saya shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Halaman: 1 2 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *